ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI KAPAL IKAN DI PUGER MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA

Authors

DOI:

https://doi.org/10.57203/jinggo.v4i2.2026.8-17

Keywords:

Six Sigma, Galangan Kapal Kayu, FMEA, Pengendalian Kualitas, Cacat Produk

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas dalam proses produksi kapal ikan berbahan kayu di galangan kapal tradisional wilayah Puger dengan menggunakan metode Six Sigma. Masalah utama yang ditemukan dalam proses produksi adalah tingginya jumlah cacat pada struktur kapal, seperti retak, permukaan tidak rata, kayu pecah, dan sambungan renggang. Cacat-cacat ini terutama disebabkan oleh metode kerja manual, keterbatasan tenaga kerja terampil, dan tidak adanya prosedur operasional standar yang diterapkan secara konsisten. Penelitian ini menggunakan pendekatan Six Sigma melalui lima tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi pada lima unit kapal kayu yang sedang dibangun. Hasil penelitian menunjukkan total 217 cacat di berbagai bagian kapal. Nilai Defects Per Million Opportunities (DPMO) yang dihitung adalah sebesar 301.389 dengan level sigma sebesar 2,02, yang mengindikasikan bahwa proses produksi masih jauh dari standar kualitas ideal. Pareto diagram menunjukkan bahwa jenis cacat yang paling sering terjadi adalah tidak rata (56%), sedangkan retak berada di urutan kedua (35%). Melalui Fishbone diagram dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), penyebab utama dari cacat berhasil diidentifikasi, termasuk kesalahan manusia, metode kerja yang tidak sesuai, dan kualitas material yang kurang optimal. Usulan perbaikan meliputi pelatihan tenaga kerja, penyusunan dan penerapan Standard Operating Procedure (SOP), serta penambahan titik inspeksi pada tahap-tahap penting dalam proses pembangunan kapal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi galangan kapal kayu untuk meningkatkan kualitas proses produksi mereka secara sistematis dan berkelanjutan.

References

[1] Abdul, A. F., & Aswin, D. (2022). Analisis upaya meningkatkan kualitas produksi panel listrik guna mengurangi defect menggunakan metode DMAIC. Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika, 9(2), 90– 100.

[2] Ansarullah, L., et al. (2024). Pengendalian kualitas. Bandung: Widina Media Utama.

[3] Bachtiar, M., Said, S. D., & Elly, S. (2022). Analisis pengendalian kualitas produksi pap hanger menggunakan metode Six Sigma dan FMEA di PT Ravana Jaya Manyar Gresik. JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri), 1(4), 609–618.

[4] Diki, I. J., Meri, A., & Wiky, S. (2022). Usulan perbaikan kualitas produk roti dengan menggunakan metode Six Sigma (Studi kasus: UD Ramadhani, Desa Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang). Jurnal Industri Samudra, 3(1), 11–18.

[5] Edi, S. (2021). Analisis pengendalian kualitas produksi dengan statistical process control

(SPC).Tangerang Selatan: Pascal Books.

[6] Hamdani, D. (2020). Pengendalian kualitas dengan menggunakan metode seven tools pada PT X.

Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Perbankan, 6(3), 139–143.

[7] Iing, P., Heri, T. I., Khairul, H., & Arhami. (2023). Review penggunaan metode pengendalian kualitas pada proses manufaktur kapal. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT), 2(4), 261–268.

[8] Karolus, B. N., Antonio, E. L. N., & Ronald, P. C. F. (2022). Analisis pengendalian kualitas pada perusahaan meubel UD Barokah Indah di Kota Kupang. Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial, 3(1), 31– 39.

[9] Monica, E. N., & Shinta, W. H. (2018). Analisis pengendalian kualitas produksi garment pada project in line inspector dengan metode Six Sigma di bagian sewing production PT Bintan Bersatu Apparel Batam. Journal of Applied Business Administration, 2(1), 29–45.

[10] Samaluddin, Azhar, A. M., & Rahmawti, D. (2024). Tata kelola galangan kapal kayu di Desa Bahari I, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan. Publikasi Ilmu Teknik, Teknik Kebumian, Ilmu Perkapalan, 2(2), 218–226.

[11] Yasarah, H., & Ida, M. (2021). Ishikawa diagram dan failure mode effect analysis (FMEA) sebagai metode yang sering digunakan dalam manajemen risiko mutu di industri. Majalah Farmasetika, 6(1), 1–9.

[12] Zulfa Azmi, I., & Yogi Sari, O. (2020). An analysis of quality control in efforts to reduce the level of product defects at PT MAG. Indonesian Journal of Educational Review, 7(1), 21–27.

Published

30-06-2026

How to Cite

[1]
A. D. P. Arindana, W. Sakinah, and Rudianto, “ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI KAPAL IKAN DI PUGER MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA”, JINGGO, vol. 4, no. 2, pp. 8–17, Jun. 2026, doi: 10.57203/jinggo.v4i2.2026.8-17.

Similar Articles

1-10 of 30

You may also start an advanced similarity search for this article.