Melestarikan Warisan Budaya: Pengajaran Tari Tradisional Tari Rerere Kepada Generasi Muda Di Desa Sidorejo

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.57203/abdiwangi.v2i1.2024.14-22

Kata Kunci:

Tari tradisional, Budaya, Generasi Muda

Abstrak

Pengabdian masyarakat ini, bertujuan untuk menerapkan keterampilan kearifan lokal dengan belajar menari Rerere di desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang. Dengan menggunakan metode pelaksanaan pelatihan untuk anak-anak dan remaja yang ada ditempat pengabdian dengan 11 kali pelatihan dan 1 kali penampilan puncak. Dalam kesimpulan, penerapan tari tradisional merupakan kearifan lokal yang perlu dijaga kelestariannya, dengan mentransformasikan keterampilan tari Rerere merupakan suatu bentuk menurunkan Pendidikan berupa kebudayaan yang menjadi karakteristik bangsa Indonesia. Tari Rerere dilakukan pelatihan di Desa Sidorejo Kecaman Rowokangkung Kabupaten Lumajang dengan peserta mulai dari anak-anak hingga remaja. Pelaksanaan ini dipersiapkan untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79 tepatnya 17 Agustus 2024

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Budiansah, A., Usman, C. I., & Putra, F. (2023). Profil Hambatan Komunikasi Antar Budaya Peserta Didik Kelas VII di SMPN 3 Tebo. Journal on Education, 5(4), 12955–12964. https://doi.org/10.31004/joe.v5i4.2284

Khusnul Rahmah Eka Septiani, F. Y. A. I. (2020). Game Edukasi Tari Tradisional Indonesia Untuk Siswa Indonesian Traditional Dance Introduction Education Game for. Jurnal Teknik Informatika (JUTIF), 1(1).

Lail, J., & Widad, R. (2015). Belajar Tari Tradisional Dalam Upaya Meletarikan Tarian Asli Indonesia. Inovasi Dan Kewirausahaan, 4(2), 102–104. http://www.pakmono.com/2014/12/pengertian-tari-tradisional-dari-para.html.

Mangunsong, H. R. (2021). Analisis Teknik Gerak Tari Tradisional dengan Menggunakan Ilmu Kinesiologi. Gelar : Jurnal Seni Budaya, 18(2), 72–77. https://doi.org/10.33153/glr.v18i2.3088

Pak, A. J., Paek, E., & Hwang, G. S. (2014). Erratum: Tailoring the performance of graphene-based supercapacitors using topological defects: A theoretical assessment (Carbon (2014) 68 (734-741)). Carbon, 77, 1198. https://doi.org/10.1016/j.carbon.2014.06.032

Rochim. (2018). Tari Rerere, Simbol Akulturasi Budaya (p. 12). Pantura 7.com. https://www.pantura7.com/2018/08/14/tari-rerere-simbol-akulturasi-budaya-di-bromo/

Wapa, A. (2024). Penerapan ( Tabel Pejumlahan Pintar ) TAPEntar Terhadap Pembukuan Keuangan Usaha Tape Di Desa Pakem Bondowoso. 1(2), 94–102. https://doi.org/10.57203/abdiwangi.v1i2.2024.94-102

Wapa, A., & Wijaksono, A. (2023). PROGRAM PAWON URIP SEBAGAI UPAYA MEMENUHI. Jurnal Abdiwangi | Jurnal Pegabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 | No. 1 | Oktober 2023 | Hal: 54-64 Https://Jurnal.Poliwangi.Ac.Id/Index.Php/Abdiwangi, 1(1), 1–8

Diterbitkan

30-10-2024

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

[1]
A. Wapa, A. Wijakosno, S. N. Azizah, dan S. R. Zakiya, “Melestarikan Warisan Budaya: Pengajaran Tari Tradisional Tari Rerere Kepada Generasi Muda Di Desa Sidorejo”, J. Pengabdian Pemberdayaan Banyuwangi, vol. 2, no. 1, hlm. 14–22, Okt 2024, doi: 10.57203/abdiwangi.v2i1.2024.14-22.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama