Jurnal SESSION — Software Development, Digital Business Intelligence, and Computer Engineering
Politeknik Negeri BanyuwangiE-ISSN 2963-9026DOI 10.57203Versi 1.2 — 6 Oktober 2026
iRingkasan dan alur pengiriman
Panduan ini berlaku untuk seluruh naskah yang dikirim ke Jurnal SESSION, baik yang
ditulis memakai LaTeX maupun Microsoft Word. Aturannya sama persis pada kedua
template. Bila ada perbedaan antara dokumen ini dan template, dokumen ini yang berlaku.
Jurnal merekomendasikan LaTeX karena tata letak dua kolom, penomoran gambar/tabel,
dan daftar pustaka bergaya IEEE terbentuk otomatis dan seragam. Template Word tetap
disediakan bagi penulis yang tidak memakai LaTeX, dengan aturan penulisan yang sama.
Alur pengiriman
Unduh template — pilih LaTeX (disarankan) atau Word, dari blok Article Template di halaman jurnal.
Tulis naskah mengikuti seluruh aturan pada panduan ini.
Siapkan dua berkas — versi blind (tanpa identitas) dan versi penulis (lengkap).
Unggah melalui situs jurnal pada komponen berkas yang sesuai.
Tunggu telaah sejawat samar ganda (double-blind) dan tanggapi catatan pengulas.
Nama komponen berkas saat mengunggah
Manuscript (Blind) — naskah tanpa identitas penulis. Berkas inilah yang dibaca pengulas.
Manuscript (Author) — naskah lengkap beserta penulis dan afiliasi.
LaTeX Source — satu berkas ZIP berisi .tex, session.cls, .bib, dan seluruh gambar (khusus penulis LaTeX).
1Memulai cepat di Overleaf
Template LaTeX Jurnal SESSION dapat dibuka langsung di Overleaf — penyunting
LaTeX daring — tanpa memasang LaTeX di komputer dan tanpa mengunduh berkas
apa pun. Naskah disunting pada jendela kiri, hasil PDF muncul pada jendela kanan.
Cara ini disarankan karena seluruh aturan jurnal sudah tertanam pada berkas
session.cls: tata letak dua kolom, penomoran gambar/tabel/persamaan, dan gaya
daftar pustaka IEEE terbentuk otomatis.
Tiga langkah memulai
Klik tombol Buka di Overleaf pada halaman naskah jurnal SESSION.
Overleaf menyiapkan proyek — salinan baru di akun Anda, berkas utama main.tex, mesin pdfLaTeX.
Klik Recompile — naskah contoh langsung tampil dan siap diisi.
Setelan yang sudah benar — jangan diubah
Berkas utama (main document) — main.tex, bukan contoh-artikel.tex
Mesin kompilasi (compiler) — pdfLaTeX
Kelas dokumen — session.cls, sudah ikut di dalam paket
Folder gambar — gambar/, sudah terdaftar pada perintah \graphicspath
Bila Overleaf sempat memilih berkas utama yang salah, buka Menu → Main document,
pilih main.tex, lalu klik Recompile.
Bila ingin mengunggah sendiri
Masuk ke www.overleaf.com, lalu daftar atau masuk.
Klik New Project → Upload Project.
Pilih berkas session-overleaf.zip dari paket template jurnal.
Overleaf membuka proyek dan memilih main.tex. Klik Recompile.
Batas Overleaf yang perlu diketahui
Satu berkas maksimal 50 MB; satu unggahan maksimal 180 berkas.
Teks yang dapat disunting daring maksimal 7 MB — paket ini jauh di bawahnya.
Overleaf hanya menerima berkas teks dan gambar, sehingga berkas panduan Word (.docx) tidak dimasukkan ke dalam paket Overleaf.
Pola tautan sekali-klik
Tombol Buka di Overleaf bekerja dengan mengirim alamat ZIP template ke Overleaf memakai
parameter resmi berikut. Pola ini boleh dipasang pada laman mana pun, misalnya pada halaman
panduan penulis jurnal.
Susun naskah dengan urutan berikut. Jangan mengganti nama atau urutan bagian.
No
Bagian
Wajib
—
Judul Indonesia dan judul Inggris
Wajib
—
Nama penulis, afiliasi, penulis korespondensi, tanggal naskah
Wajib
—
Abstract (Inggris) dan Keywords
Wajib
—
Abstrak (Indonesia) dan Kata kunci
Wajib
1
Pendahuluan
Wajib
2
Tinjauan Pustaka
Opsional
3
Metode Penelitian
Wajib
4
Hasil dan Pembahasan
Wajib
5
Kesimpulan
Wajib
—
Ucapan Terima Kasih
Opsional
—
Daftar Pustaka
Wajib
—
Lampiran (setelah daftar pustaka)
Opsional
Panjang naskah 6–12 halaman pada tata letak dua kolom final.
Judul bagian ditulis KAPITAL tanpa nomor tercetak. Gunakan perintah \section{...} (LaTeX) atau gaya Heading (Word) — jangan mengetik nomornya sendiri.
Maksimal tiga tingkat judul (bagian → subbagian → anak subbagian).
Tinjauan Pustaka boleh digabung ke Pendahuluan bila naskah lebih ringkas.
3Judul, abstrak, dan kata kunci
Judul
Judul Indonesia maksimal 12 kata.
Tanpa singkatan dan tanpa rumus.
Judul Inggris adalah terjemahan setia judul Indonesia.
Kata kunci
3 sampai 5 istilah, dipisah koma.
Jangan mengulang kata yang sudah ada di judul.
Ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.
Abstrak
200–250 kata, satu paragraf.
Tanpa rujukan, tanpa singkatan yang tidak dijelaskan, tanpa rumus.
Memuat empat hal secara berurutan tanpa subjudul:
masalah dan tujuan,
metode atau teknologi yang dipakai,
hasil dan temuan utama,
kesimpulan singkat.
Abstrak Indonesia adalah terjemahan setia dari abstrak Inggris.
4Gambar
Aturan wajib penomoran
Nomor gambar berurutan dari 1 di seluruh naskah: Gambar 1, Gambar 2,
Gambar 3, dan seterusnya. Nomor bagian tidak dipakai sebagai awalan —
jangan menulis “Gambar 3.1”. Aturan yang sama berlaku untuk tabel dan persamaan,
dan sama pada template Word maupun LaTeX.
Keterangan diletakkan di bawah gambar, rata tengah.
Bentuk penulisan: Gambar 1. Keterangan singkat — label tebal, diakhiri titik, teks keterangan tanpa titik di akhir.
Setiap gambar wajib dirujuk di dalam teks sebelum gambarnya muncul, contoh: “… ditunjukkan pada Gambar 1.”
Resolusi minimal 300 dpi; format PNG, JPG, atau PDF. Jangan memakai tangkapan layar yang tulisannya tidak terbaca.
Lebar satu kolom (± 8,3 cm) atau selebar halaman (± 17,1 cm). Jangan melewati margin.
Grafik wajib memiliki label sumbu beserta satuan, legenda yang jelas, dan warna yang konsisten. Pastikan tetap terbaca bila dicetak hitam putih.
Sub-gambar diberi tanda (a), (b), (c) dengan satu keterangan induk.
Bila gambar bukan karya sendiri, tulis sumbernya pada baris di bawah keterangan.
Jangan menempatkan gambar sebelum dirujuk di dalam teks.
Contoh penempatan keterangan gambar
[ gambar ]
Gambar 1. Diagram alur penelitian
↑ keterangan berada di bawah gambar
5Tabel
Keterangan diletakkan di atas tabel, rata tengah.
Bentuk penulisan: Tabel 1. Keterangan singkat.
Nomor berurutan: Tabel 1, Tabel 2, dan seterusnya.
Hanya garis mendatar — garis atas tabel, garis bawah baris kepala, dan garis bawah tabel. Tanpa garis tegak dan tanpa kotak-kotak.
Baris kepala: teks tebal, rata tengah. Baris isi: teks rata kiri, angka rata tengah atau kanan.
Satuan ditulis pada kepala kolom, dalam tanda kurung: Akurasi (%), Waktu (s).
Pemisah desimal adalah koma (94,67); pemisah ribuan adalah titik (10.000). Jumlah angka di belakang koma konsisten dalam satu kolom.
Setiap tabel wajib dirujuk di dalam teks sebelum muncul, contoh: “… disajikan pada Tabel 1.”
Catatan di bawah tabel diawali Keterangan:.
Ukuran huruf tabel 8–9 pt, satu sampai dua poin lebih kecil dari teks badan.
Tabel tidak boleh terpotong antar kolom. Bila terlalu panjang, pecah menjadi beberapa tabel atau pindahkan ke lampiran.
Jangan memakai tabel untuk menata letak teks.
Contoh tabel sesuai aturan
Tabel 1. Ringkasan hasil pengujian
Skenario
Akurasi (%)
Waktu (s)
Skenario A
94,67
1,24
Skenario B
96,02
1,11
Keterangan: nilai rata-rata dari tiga kali pengujian.
↑ keterangan berada di atas tabel; hanya garis mendatar
6Persamaan
Diberi nomor berurutan, nomor di dalam tanda kurung, rata kanan: (1), (2), dan seterusnya.
Dirujuk di dalam teks sebagai Persamaan (1).
Variabel matematika dicetak miring; nama fungsi, satuan, dan operator dicetak tegak.
Jelaskan setiap simbol tepat setelah persamaan, contoh: “dengan Qi adalah skor kesenjangan butir ke-i …”.
Beri nomor hanya pada persamaan yang benar-benar dirujuk.
Jangan menyisipkan rumus dalam bentuk gambar.
Contoh penomoran persamaan
Precision = TP / (TP + FP)(1)
dengan TP adalah jumlah prediksi benar positif dan FP adalah jumlah prediksi salah positif.
7Kode program
Kode program diletakkan di lampiran, bukan di badan artikel.
Keterangan ditulis di atas blok kode: Kode 1. Keterangan singkat. Nomor kode terpisah dari nomor gambar dan tabel.
Jaga panjang baris agar tidak membungkus — sekitar 48 karakter pada ukuran huruf kode di template LaTeX.
Pakai hanya karakter ASCII di dalam blok kode: tanda kutip lurus, tanda hubung biasa -, panah <- atau ->. Panah Unicode dan tanda hubung panjang akan menggagalkan kompilasi LaTeX.
Hindari tanda | karena pada huruf mesin tampil sebagai garis putus sehingga mudah salah baca.
Di LaTeX tulis \sessioncodecaption{...} lalu isi kode di dalam lingkungan sessioncode. Tambahkan \needspace{12\baselineskip} agar blok kode tidak terbelah dua halaman.
Contoh blok kode
Kode 1. Algoritma perhitungan kesenjangan SERVQUAL
MASUKAN : harapan[n], persepsi[n], dimensi[n]
KELUARAN: gap[d] untuk tiap dimensi d
1 untuk i = 1 sampai n lakukan
2 gap_butir[i] = persepsi[i] - harapan[i]
3 akhir untuk
4 untuk tiap dimensi d lakukan
5 gap[d] = rata_rata(gap_butir[i], dimensi[i] = d)
6 akhir untuk
7 kembalikan gap
8Lampiran
Lampiran diletakkan setelah daftar pustaka.
Di LaTeX, \sessionappendix{Judul} mencetak LAMPIRAN A Judul dan \sessionappendixsub{Judul} mencetak A.1 Judul.
Nomor gambar dan tabel tidak direset — lanjut dari nomor terakhir di badan artikel (Gambar 7, Tabel 4, dan seterusnya).
Isi yang lazim: tabel data lengkap, kuesioner, kode program, penurunan rumus.
Halaman lampiran tidak dihitung ke batas 6–12 halaman badan artikel, tetapi jaga agar lampiran tetap ringkas — hanya yang mendukung temuan.
9Satuan, angka, dan simbol
Hal
Aturan
Sistem satuan
Gunakan Sistem Satuan Internasional (SI).
Spasi angka–satuan
Beri spasi: 25 kg, 10 cm, 3 s. Pengecualian: 45%, 30°.
Desimal
Memakai koma: 0,05 · 94,67.
Ribuan
Memakai titik: 10.000 · 1.250.000.
Bilangan ekstrem
Notasi ilmiah: 1,2 × 10⁶.
Variabel dan satuan
Variabel miring (Qi), satuan tegak (kg).
Singkatan
Hindari pada judul dan abstrak. Tulis kepanjangannya pada kemunculan pertama, lalu pakai bentuk pendek secara konsisten.
10Sitasi dan daftar pustaka
Gaya IEEE: angka di dalam kurung siku, urut kemunculan di dalam teks — [1], [2], [3].
Beberapa rujukan sekaligus: [1], [2] atau [1]–[3].
Nama penulis sebagai bagian kalimat: “Menurut Nugroho [4], …”.
Minimal 10 rujukan; minimal 80 % terbitan 10 tahun terakhir; minimal 60 % berupa artikel jurnal.
Sertakan DOI bila tersedia.
Rujuk hanya karya yang benar-benar dipakai. Sitasi diri sendiri seminimal mungkin.
Format tiap jenis sumber
Jenis sumber
Format
Artikel jurnal
A. B. Penulis, C. D. Penulis, and E. F. Penulis, “Judul artikel,” Nama Jurnal, vol. X, no. Y, pp. A–B, Tahun, doi: 10.xxxx/yyyy.
Buku
A. B. Penulis, Judul Buku, ed. ke-2. Kota: Penerbit, Tahun.
Bab buku
A. B. Penulis, “Judul bab,” in Judul Buku, A. Editor, Ed. Kota: Penerbit, Tahun, pp. A–B.
Makalah konferensi
A. B. Penulis, “Judul makalah,” in Proc. Nama Konferensi, Kota, Negara, Tahun, pp. A–B.
Skripsi / Tesis / Disertasi
A. B. Penulis, “Judul,” Skripsi/Tesis/Disertasi, Institusi, Kota, Tahun.
Situs web
A. B. Penulis. “Judul halaman.” Nama Situs. URL (diakses 1 Okt. 2026).
Standar
Nama badan, “Judul standar,” Nomor Standar, Tahun.
Di LaTeX
Tulis \citep{kunci} untuk menghasilkan [1], atau \citet{kunci}
untuk menghasilkan “Penulis [1]”. Nomor rujukan terbentuk otomatis — jangan mengetiknya manual.
11Bahasa dan gaya penulisan
Tulis dengan bahasa Indonesia baku, atau bahasa Inggris yang baik dan benar.
Gunakan bentuk pasif/impersonal; hindari “saya”, “kami”, “I”, “we”.
Setiap paragraf minimal tiga kalimat.
Istilah asing dan ungkapan Latin dicetak miring: research gap, purposive sampling, state of the art.
Tingkat kemiripan naskah maksimal 20 % (di luar daftar pustaka).
Konsisten dalam satu naskah: pilihan ejaan, istilah, dan gaya penulisan angka.
12Naskah blind (tanpa identitas)
Jurnal memakai telaah sejawat samar ganda (double-blind). Berkas blind
tidak boleh memuat hal-hal berikut:
nama penulis atau afiliasi di bagian mana pun, termasuk pada gambar dan tabel;
bagian Ucapan Terima Kasih dan informasi pendanaan;
nama institusi di dalam gambar atau pada nama berkas gambar;
properti dokumen (penulis, perusahaan, riwayat perubahan) pada metadata berkas.
Cara merujuk karya sendiri
Gunakan bentuk orang ketiga: “Penelitian sebelumnya [3] menunjukkan …” —
bukan “Penelitian kami [3] menunjukkan …”.
13Daftar periksa sebelum mengirim
Judul ≤ 12 kata, tersedia dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Abstrak 200–250 kata, satu paragraf, tersedia dalam bahasa Inggris dan Indonesia.
Kata kunci 3–5 buah pada kedua bahasa.
Gambar bernomor Gambar 1, 2, …, keterangan di bawah, semua dirujuk di teks.
Sub-gambar bertanda (a), (b) dengan satu keterangan induk yang menyebutnya.
Tabel bernomor Tabel 1, 2, …, keterangan di atas, hanya garis mendatar.
Tidak ada tabel yang melewati lebar kolom (pakai tabularx bila ada sel panjang).
Persamaan bernomor (1), (2), …, semua simbol dijelaskan.
Kode program ada di lampiran, berketerangan Kode 1, …, hanya karakter ASCII.
Lampiran diletakkan setelah daftar pustaka, bernomor LAMPIRAN A, A.1.
Semua kotak PANDUAN pada template sudah dihapus.
Satuan SI, desimal memakai koma, ribuan memakai titik.
Rujukan ≥ 10, gaya IEEE, DOI disertakan bila tersedia.