Pemberdayaan Masyarakat Desa Montong Ajan melalui Pengelolaan Wisata Air Terjun Rumpang Rumeneng dan Pengembangan Produk Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal
DOI:
https://doi.org/10.57203/abdiwangi.v3i2.2026.%25pKata Kunci:
pemberdayaan masyarakat lokal, ekonomi kreatif , Potensi Lokal , Montong Ajan , Wisata Berbasis KomunitasAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Montong Ajan, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan wisata alam Air Terjun Rumpang Rumeneng dan pengembangan produk ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Approach melalui tahapan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi partisipatif. Pelatihan difokuskan pada peningkatan kemampuan manajemen destinasi wisata, prinsip hospitality, serta pengembangan produk lokal seperti kerajinan anyaman bambu dan produk kuliner khas desa. Pendampingan dilakukan melalui kunjungan lapangan secara rutin untuk membantu masyarakat menerapkan keterampilan yang diperoleh, memperkuat kelembagaan Pokdarwis, dan menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya pengelolaan wisata yang berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan masyarakat dalam pengelolaan wisata, terbentuknya kelompok usaha kreatif baru, serta meningkatnya partisipasi sosial dan ekonomi masyarakat desa. Program ini berhasil memperkuat sinergi antara sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai upaya pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan desa wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan di wilayah Lombok Tengah.
Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat 1, Wisata Berbasis Komunitas 2, Ekonomi Kreatif 3, Potensi Lokal 4, Montong Ajan 5
Unduhan
Referensi
Suryana, “Pemberdayaan masyarakat melalui pariwisata berbasis komunitas,” Jurnal Pemberdayaan Desa, vol. 2, no. 1, pp. 22–33, 2021.
[2] I. G. Pitana and P. G. Gayatri, Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: Andi, 2005.
[3] I. Setiawan, D. Suprapti, and W. Lestari, “Pendekatan pembangunan berkelanjutan dalam pengembangan wisata alam,” Jurnal Kepariwisataan, vol. 6, no. 2, pp. 101–110, 2020.
[4] W. Astuti and D. P. Sari, “Pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal,” Jurnal Pariwisata Pesona, vol. 5, no. 2, pp. 112–123, 2020.
[5] A. Rohman, D. Yuliana, and F. Hidayat, “Pengembangan produk ekonomi kreatif di desa wisata berbasis potensi lokal,” Jurnal Ekonomi Kreatif dan Pariwisata, vol. 3, no. 1, pp. 67–78, 2021.
[6] N. Fadhila, H. Siregar, and A. Pratama, “Pelatihan pengelolaan wisata desa berbasis digital untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri, vol. 1, no. 3, pp. 45–52, 2022.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 samsul hadi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Banyuwangi (Jurnal Abdiwangi) yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC-BY).
Anda bebas untuk:
Membagikan ”menyalin dan mendistribusikan materi dalam media atau format apa pun"
Mengadaptasi ”mengubah, memodifikasi, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk komersial"
Dengan syarat sebagai berikut:
Pengakuan ”Anda harus memberikan atribusi yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menyebutkan jika perubahan telah dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda"
Tanpa batasan tambahan ”Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknis yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini"https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/deed.en





